Stress Index — Metrik untuk Tahu Provinsi Mana yang Panas
Stress Index adalah skor agregat 0-100 yang menggabungkan sinyal demand, kelangkaan supply, volatilitas harga, dan disrupsi pasar di sebuah provinsi. Skor tinggi = pasar lagi tertekan = peluang masuk untuk produsen.
Cara hitung Stress Index
Kombinasi 4 komponen: 1) Velocity demand (kenaikan mention sosmed 24h vs 7d), 2) Supply gap (mention demand tapi sedikit listing), 3) Price volatility (deviasi harga gov), 4) News disruption (berita yang trigger panic buying).
Cara baca skor
0-30: LOW (pasar normal, tidak urgent), 31-60: MEDIUM (mulai ada tekanan), 61-80: HIGH (banyak buyer cari supplier), 81-100: CRITICAL (krisis supply, peluang besar).
Use case produsen
Anda produsen minyak goreng. Cek Stress Index per provinsi tiap pagi. Kalau Bandung di skor 75 (HIGH), itu sinyal banyak yang lagi cari supplier — masuk ke Threads Bandung, cari mention 'butuh minyak', langsung approach.
Use case distributor
Untuk distributor menengah, gunakan Stress Index untuk decide ekspansi geografis. Provinsi dengan skor stabil HIGH 30 hari → ada market gap belum digarap kompetitor.