Cara Mulai Jualan D2C — Skip Distributor

Direct-to-Consumer (D2C) bisa naikkan margin produsen 30-50% karena skip distributor. Tapi butuh effort di branding, customer service, dan logistik. Pelajari step-by-step.

Step 1: Pilih kanal

Mulai dari 1-2 kanal yang relevant: Tokopedia (mainstream), Shopee (mass market), TikTok Shop (growth), atau Instagram Shop (premium). Jangan langsung 5 kanal sekaligus.

Step 2: Brand & packaging

Konsumen retail butuh trust signal. Investasi di: 1) Label produk yang clean, 2) Foto pack yang jelas, 3) Tagline yang spesifik (bukan generic 'kualitas terbaik').

Step 3: Customer service

Respon chat dalam 1 jam jam kerja. Pakai WhatsApp Business untuk auto-reply pertanyaan umum. Jangan kasih jawaban template — personal touch konversi 2-3x lebih tinggi.

Step 4: Logistik

Pilih ekspedisi yang stabil (J&T, JNE, SiCepat). Pack dengan baik untuk komoditas yang gampang rusak (telur, sayur). Pertimbangkan COD untuk daerah trust rendah.

Step 5: Demand intelligence

Setelah operational, mulai pakai tools demand intelligence untuk identify peluang ekspansi geografis tanpa harus ke pameran fisik.

Mau praktek langsung?

Econiq.id punya tools real-time untuk demand intelligence, harga sembako, dan stress index per provinsi.

Daftar Gratis →

Artikel terkait

← Lihat semua panduan